Outline

Bagian 1

Dasar Publikasi

  1. Mengapa Penulisan & Publikasi Ilmiah?
  2. Sitasi dan Penulisan Referensi

Bagian 2

Penulisan Ilmiah

  1. Struktur dan Kiat Penulisan Tesis
  2. Kiat dan Prosedur Publikasi Jurnal Internasional
  3. Penulisan Systematic Literature Review (SLR)

Mengapa Penulisan dan Publikasi Ilmiah?

Mengapa Melakukan Publikasi Ilmiah?

Kutipan 1

Whitesides (2004)

“A paper is an organized description of hypotheses, data and conclusions, intended to instruct the reader. If your research does not generate papers, it might just as well not have been done.

Kutipan 2

Miller (1993)

If it wasn’t published, it wasn’t done.

Mengapa Melakukan Publikasi Ilmiah?

Surat Edaran Dirjen Dikti No. 152/E/T/2012 tentang Publikasi Karya Ilmiah:

“Terhitung kelulusan setelah Agustus 2012, untuk lulusan program sarjana harus menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah.”

Tujuan Menerbitkan Jurnal Berkala

Fungsi 1–2

Registrasi & Sertifikasi

  • Meregistrasi kegiatan kecendekiaan
  • Menyertifikasi hasil kegiatan yang memenuhi persyaratan ilmiah

Fungsi 3–4

Diseminasi & Arsip

  • Mendiseminasikannya secara meluas kepada khalayak ramai
  • Mengarsipkan semua temuan hasil kegiatan kecendekiaan ilmuwan

(Permendiknas no. 22/2011 tentang Terbitan Berkala)

Peraturan Diknas

Publikasi

Regulasi Penerbitan

  • SE Dirjen Dikti No. 152/E/T/2012 tentang Publikasi Karya Ilmiah
  • SE Dirjen DIKTI No. 2050/E/T/2011 tentang Kebijakan Unggah Karya Ilmiah dan Jurnal

Plagiarisme & Akreditasi

Regulasi Kualitas

  • Permendiknas No. 17/2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi
  • Permendiknas No. 22/2011 tentang Terbitan Berkala Ilmiah
  • Peraturan Dirjen Dikti No. 29/DIKTI/Kep/2011 tentang Pedoman Akreditasi Berkala Ilmiah

Kualitas Peneliti & Kondisi Jurnal Indonesia

Kualitas Peneliti

Ditentukan Oleh

  • Jumlah paper diterbitkan di jurnal ber-impact factor tinggi
  • Jumlah citation ke paper dari peneliti lain

Kondisi Indonesia

Tantangan Publikasi

  • Ditulis dalam Bahasa Indonesia, distribusi terbatas
  • Tidak dilanggan perpustakaan internasional
  • Sangat sedikit terindeks Scopus
  • Budaya lisan, bukan tulisan; rendahnya insentif riset

Sitasi dan Penulisan Referensi

Pengambilan Sitasi (Citation)

Definisi

Apa itu Sitasi?

  • Citation adalah penggunaan referensi di teks tulisan ilmiah
  • Penulisan sitasi tergantung dari standar (style) yang digunakan
  • Usahakan hanya dari jurnal terindeks SCOPUS atau ISI

Tahapan

Proses Pengambilan

  1. Cari dan baca referensi yang berhubungan dengan masalah penelitian
  2. Ambil catatan dari apa yang dibaca sesuai aturan umum
  3. Atur susunan tinjauan pustaka dengan baik sesuai aturan penulisan

Jenis Citation

Jenis 1

Kutipan (Quotation)

Kata-kata yang diambil persis sama dengan yang dituliskan (tanpa perubahan). Ditulis dalam tanda kutip.

Jenis 2

Paraphrase

Menyusun kembali pemikiran penulis dan mengungkapkannya dengan kata-kata sendiri.

Jenis 3

Ringkasan & Evaluasi

  • Ringkasan: sari dari suatu tulisan
  • Evaluasi: interpretasi dalam bentuk komentar, setuju atau tidak, beserta alasannya
(Beast & Kohn, 1998)

Aturan Citation & Konsep Dasar

Aturan APA

Batasan Citation

  • Kutipan dari buku: maks 250 kata
  • Kutipan dari artikel jurnal: maks 5% panjang tulisan
  • Menyalin grafik/bagan memerlukan izin dari pembuatnya

Konsep Penting

Prinsip Citation

  • Satu paragraf copy-paste tetap disebut plagiarism meski ada referensi
  • Kutipan hanya untuk hal penting: hasil penelitian, teori, data, model, definisi
  • Daftar referensi = daftar rujukan/kutipan, bukan daftar bacaan
  • Hindari mensitasi sitasi orang lain (secondary citation) kecuali terpaksa

Standard Penulisan Referensi

Internasional

Gaya Sitasi

  1. APA Style — umum di ilmu sosial dan sains
  2. Harvard Style — banyak digunakan di Eropa
  3. Vancouver Style — umum di bidang medis
  4. IEEE Style — standar di bidang teknik
  5. ISO Style — standar internasional

Tips

Manajemen Referensi

  • Gunakan fitur References pada word processor untuk mempermudah pengaturan
  • Mendeley atau Zotero sangat direkomendasikan untuk mengelola daftar referensi

Penulisan Citation (APA)

Format Teks

(Nama, Tahun)

  • 1 penulis: (Wahono, 2007)
  • 2 penulis: (Wahono & Far, 2003)
  • >6 penulis: (Wahono et al., 2003)

Nama di Teks

Nama Penulis Disebutkan

  • 1 penulis: Wahono menunjukkan bahwa … (2007)
  • 2 penulis: Wahono dan Far menunjukkan bahwa … (2003)

Penulisan Referensi (APA)

Jurnal & Karya Ilmiah

Format Artikel

  • Wahono, R.S. (2007). Sistem eLearning… Jurnal Teknodik, No. 21 Vol. XI, pp. 60–80.
  • Wahono, R.S. & Far, B.H (2003). Cognitive-Decision… Brain and Mind, Vol. 4 No. 2, pp. 239–252.

Buku & Tesis

Format Non-Jurnal

  • Wahono, R.S. (2004). Cepat Mahir Bahasa C. Jakarta: Elex Media.
  • Wahono, R.S. (1999). Distributed Knowledge Based System… B.Eng Dissertation, Saitama University.
  • Wahono, R.S. (2008). Pengembangan Konten… Diambil 5 Mei 2008, dari http://

Struktur dan Kiat Penulisan Tesis

Struktur Umum Penulisan Ilmiah

Struktur penulisan ilmiah dapat bervariasi, tetapi umumnya tetap mengikuti alur: masalah, landasan teori, metode, hasil, dan simpulan.

Pola 1

Format Penelitian Umum

  1. Introduction
  2. Related Work
  3. Research Method
  4. Result and Analysis
  5. Conclusion

Pola 2

Format Ringkas

  1. Introduction
  2. Related Works
  3. Method
  4. Results
  5. Conclusion

Pola 3

Format Eksperimen

  1. Introduction
  2. Literature Review
  3. Experiment Settings
  4. Experiment Results
  5. Conclusion

Ketiga pola di atas sama-sama valid; pemilihan struktur biasanya menyesuaikan jenis penelitian, target publikasi, dan kebutuhan penekanan analisis.

Judul Penelitian

Judul Penelitian

Kriteria

Syarat Judul Baik

  • Singkat, padat, mewakili seluruh isi penelitian
  • Maksimal 8–12 kata
  • Tidak ada singkatan
  • Tidak menggunakan kata redundant (study on, research on, dsb)

Komponen Wajib

Struktur Judul

Metode yang Diusulkan

Tujuan Penelitian

Obyek Penelitian

Judul Penelitian — Contoh

Hindari kata “berbasis”; harus lebih jelas: tujuannya apa, masalahnya apa, solusinya apa.

Salah ❌

Tidak Dianjurkan

  • Prediksi Produksi Padi dengan Menggunakan SVM berbasis PSO

Benar ✅

Dianjurkan

  • Pemilihan Parameter pada SVM dengan menggunakan PSO untuk Prediksi Produksi Padi
  • Penerapan Algoritma A* yang Diperbaiki untuk Pencarian Tempat Parkir Kosong
  • Penggabungan Forward Selection dan Backward Elimination untuk Pemilihan Fitur pada Prediksi Mahasiswa DO

Penulis & Abstrak Penelitian

Penulisan Nama

Ketentuan Penulis

  • Tanpa gelar akademik
  • Hanya yang memberikan kontribusi signifikan
  • Mencantumkan nama lembaga asal
  • Disertai alamat korespondensi

Abstrak

Komponen Wajib Abstrak

  1. Masalah penelitian
  2. Metode (plus pengembangan/perbaikan) yang digunakan
  3. Hasil penelitian

Satu paragraf · Kata kunci 3–5 kata konseptual

Pro Forma Abstract (Newman, 1994)

Template abstrak standar untuk penulisan ilmiah:

Existing [model-type] models are deficient in dealing with [properties] of [solution strategy]. An enhanced [model-type] is described, capable of providing more accurate analyses/predictions of [properties] in [solution strategy] designs. The model has been tested by comparing analyses/predictions with empirically measured values of [properties].

Pro Forma Abstract (Sample)

Pada proses XYZ ada beberapa masalah yang muncul yaitu masalah ABC, yang membuat proses XYZ tidak efisien. Masalah ABC akan diselesaikan dengan metode DEF, yang terbukti efisien digunakan untuk memecahkan masalah seperti pada proses XYZ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode DEF berhasil meningkatkan efisiensi sebesar X% apabila diterapkan untuk memecahkan masalah ABC pada proses XYZ

Struktur - Bab 1 Pendahuluan

Sub-bab 1.1 - 1.4

Fondasi Penelitian

  1. Latar Belakang Masalah
  2. Identifikasi Masalah (Research Problems)
  3. Rumusan Masalah (Research Questions)
  4. Tujuan Penelitian (Research Objectives)

Sub-bab 1.5 - 1.8

Nilai dan Struktur Dokumen

  1. Manfaat Penelitian
  2. Korelasi RP - RQ - RO
  3. Kontribusi Penelitian
  4. Sistematika Penulisan

Latar belakang masalah

Alur Penulisan

Prinsip Dasar

Kualitas Argumen

Ketentuan Isi

  • Masalah penelitian harus didukung publikasi kuat (utamakan jurnal ber-impact factor tinggi)
  • Tujuan latar belakang adalah memvalidasi bahwa masalah penelitian relevan
  • Hindari kata “peneliti/penulis”; gunakan kalimat pasif akademik

Contoh revisi: “Peneliti akan mencoba…” -> “Pada penelitian ini, metode A akan diterapkan…”

Kiat Menyusun Latar Belakang Masalah

Pertanyaan WHY

Harus Terjawab

  1. Mengapa padi?
  2. Mengapa prediksi produksi padi?
  3. Mengapa support vector machine?
  4. Mengapa particle swarm optimization?

Alur OMKKMasaSolTu

Urutan Paragraf

  1. Obyek penelitian (O)
  2. Metode-metode yang ada (M)
  3. Kelebihan dan kelemahan (KK)
  4. Masalah pada metode terpilih (Masa)
  5. Solusi perbaikan metode (Sol)
  6. Rangkuman tujuan penelitian (Tu)

Masalah Penelitian (Research Problem)

Karakteristik

Ciri Research Problem

  • Merangkum inti masalah dari latar belakang
  • Ditulis dalam bahasa masalah, bukan solusi

Sumber Identifikasi

Tempat Menemukan Gap

  • Bagian future work pada paper teknikal (umumnya di conclusion)
  • Paper review yang memetakan problems/challenges pada topik

Masalah Penelitian (Research Problem)

SVM dapat memecahkan masalah NN dan GM, yaitu over-fitting, lambatnya konvergensi, dan sedikitnya data training. Namun, SVM memiliki kelemahan pada sulitnya pemilihan parameter yang optimal sehingga menyebabkan tingkat akurasi prediksi menjadi rendah.

Rumusan Masalah (Research Question)

Format Pertanyaan

Aturan Penyusunan RQ

  • Gunakan bentuk: how, how does, what (hindari “how to”)
  • RQ berfungsi menggantikan hipotesis
  • Gunakan kalimat tanya: bagaimana, seberapa efisien/akurat/cepat

Keterkaitan Eksperimen

Dampak ke Bab Hasil

  • Setiap RQ harus dijawab eksperimen dan dirangkum pada kesimpulan
  • Jumlah eksperimen mengikuti jumlah RQ
  • Jika RQ lebih dari satu, tulis dalam butir-butir yang jelas

Rumusan Masalah (Research Question)

Contoh RQ: Seberapa tinggi akurasi metode SVM apabila PSO diterapkan pada proses pemilihan parameter yang optimal?

Tujuan Penelitian (Research Objective)

Hakikat Tujuan

Apa yang Ditulis

  • Tujuan adalah judul yang diuraikan lebih detail dan spesifik
  • Tujuan harus sinkron dengan masalah penelitian

Komponen Wajib

Metode dan Ukuran

  • Memuat metode yang digunakan
  • Memuat target hasil serta indikator pengukurannya
  • Jika tujuan lebih dari satu, tulis dalam format poin

Tujuan Penelitian (Research Objective)

Menerapkan PSO untuk pemilihan parameter yang sesuai (C, gamma, dan epsilon) pada Support Vector Machine (SVM) sehingga hasil prediksi menjadi lebih akurat.

Manfaat Penelitian

Sudut Teoritis

Kontribusi Keilmuan

  • Memberi penguatan konsep/metode pada domain penelitian
  • Menjadi referensi untuk penelitian lanjutan

Sudut Praktis

Kontribusi Organisasi

  • Memberi dampak langsung setelah tujuan penelitian tercapai
  • Manfaat tidak boleh mengulang kalimat tujuan
  • Disajikan dalam poin agar mudah dipahami

Korelasi RP-RQ-RO

Korelasi ini memastikan masalah, pertanyaan, dan tujuan saling sinkron.

RP RQ RO
SVM dapat memecahkan masalah over-fitting, lambatnya konvergensi, dan sedikitnya data training, tetapi memiliki kelemahan pada sulitnya pemilihan parameter yang sesuai. Seberapa meningkat akurasi metode SVM apabila PSO diterapkan pada proses pemilihan parameter? Menerapkan PSO untuk pemilihan parameter yang sesuai pada SVM (C, lambda, dan epsilon) sehingga hasil prediksi lebih akurat.

Struktur - Bab 2 Literature Review (Tradisional Literature Review)

Bagian Awal

Tinjauan Studi dan Pustaka

  1. Tinjauan Studi (Related Research)
  2. Tinjauan Pustaka (Landasan Teori)
  3. Obyek Penelitian
  4. Landasan teori metode, tahapan algoritma, dan contoh penerapan

Bagian Akhir

Kerangka Pemikiran

  1. Kerangka Pemikiran

Uraikan minimal 3 penelitian terkait (masalah-metode-hasil) dan jelaskan perbedaannya dengan penelitian kita.

Struktur - Bab 2 Literature Review (Systematic Literature Review)

Metodologi Review

Tahap 2.1 - 2.2.7

  1. Introduction
  2. Review Method
  3. Research Questions
  4. Search Strategy
  5. Study Selection
  6. Data Extraction
  7. Study Quality Assessment
  8. Data Synthesis
  9. Threats to Validity

Pelaporan Hasil

Tahap 2.3 - 2.4

  1. Results and Analysis
  2. (RQ1 Results)
  3. (RQn Results)
  4. Summary

Tinjauan Studi (Related Research)

Tinjauan Pustaka (Landasan Teori)

Ruang Lingkup

Materi yang Harus Ada

  • Memuat semua istilah utama pada judul penelitian
  • Contoh: prediksi produksi padi dengan SVM berbasis PSO -> bahas SVM, PSO, Produksi Padi

Kedalaman Bahasan

Standar Penjelasan

  • Penjelasan lengkap, tuntas, dan sintesis dari banyak sumber
  • Hindari menyalin mentah isi satu buku/publikasi
  • Algoritma memuat tahapan, formula, dan contoh penerapan

Gambar dan Tabel

Penempatan Caption

Aturan Format

  • Caption Gambar diletakkan di bawah
  • Caption Tabel diletakkan di atas
  • Tulis rujukan seperti: “Gambar 2.1 menjelaskan…”

Narasi Akademik

Aturan Penulisan

  • Semua gambar dan tabel harus dinarasikan
  • Jelaskan makna dan temuan utama secara eksplisit
  • Gunakan huruf kapital pada “Gambar” dan “Tabel” saat merujuk

Setiap elemen pada gambar kerangka harus dijelaskan dalam kalimat yang jelas, detail, dan komprehensif.

Kerangka Pemikiran

Fungsi Utama

Peran Kerangka Pemikiran

  • Bagan alur yang menghubungkan masalah dan pendekatan penelitian
  • Menjelaskan pola pikir dan konsep penelitian
  • Menjadi acuan penyusunan metodologi penelitian
  • Digunakan untuk menguji logika penelitian

Format Penyajian

Komponen Wajib

  • Indicators
  • Proposed Method
  • Objective
  • Measurement

Contoh Warna Teks

Utility Class

Contoh Penggunaan

  • text-primary untuk istilah inti
  • text-accent untuk penekanan konsep
  • text-success untuk hasil positif
  • text-danger untuk risiko/kesalahan
  • text-muted untuk catatan sekunder

Highlight

Contoh Sorotan

Ini contoh hl-primary dan ini contoh hl-accent.

Gunakan warna secukupnya agar slide tetap terlihat akademik dan mudah dibaca.